Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2015

Cara Mudah Menjadi Bajingan

Diantara permasalahan utama dari hilangnya entitas masyarakat Indonesia lebih sering hanya karena mereka kurang kopi. Ragam permasalahan hidup yang selalu diselesaikan dengan urat leher yang menegang, menandakan bahwa kita belum sepenuhnya dewasa dan cakap. Banyak diantara kita masih sakarangkebek dalam memandang hidup, sehingga wajar, penyelesaian masalah dituangkan hanya dengan teriakan, umpatan, pacul, pedang, dan senapan. Seolah tidak ada yang lain yang lebih elegan.
Patut diakui, memang kita ini dibesarkan di dunia yang tak sepadan keberpihakannya pada kebenaran. Di tengah arus hebohnya neoliberalisasi, kita sedikit ditangguhkan untuk diayomi, bahkan lebih sering ditenggerkan sebagai beban oleh pemerintah. Tapi mengapa kita pasif? mengapa kita dengan sengaja memposisikan diri sebagai objek eksploitasi? Apakah kita terlihat bodoh? Ah saya hanya mengira kita belum mampu menjangkau istilah populer dalam kompleksitas bahasan antara hak negara, pemerintah, dan masyarakat serta kewaji…

Antusias

Pada saat pagi menggeliat, ada jutaan pasang mata manusia yang telah siap dengan ragam senjata. Mereka berpikir bagaimana caranya menaklukan hidup, menjamah seluruh kesempatan yang muncul, meraup keuntungan dari bekerja dan studi dan tak lupa juga secangkir suntikan semangat dari motivator kawakan. Mata tajam, tak boleh teledor, konsep harus dirinci dengan detail dan pandangan harus bervisi hanya untuk mencari keuntungan. Antusias!. Namun manakla kita jeli menjabarkan hakikat hidup, akan kita dapati bahwa ternyata sikap antusias kita sering digagahi secara tidak halal. Kita sulit tersadar bahwa dengan sikap yang semangat seolah menjadi terang benderanglah semua. Seolah masa depan begitu pasti. Seolah sukses milik kita. Seolah semuanya mudah. Seolah dan seolah menggumpal hingga seolah kita tak akan bisa mati. Antusias yang halal barangkali terdapat pada waktu bersiap menyambut kematian.

KITA SEMUA TERJAMIN !

Keresahan kita yang tak pernah main-main kalau sudah soal rizki, membuat kita lupa bahwa binatang melata pun dalam hal rizki telah dijamin. Lalu atas dasar apa kita mengkhawatirkan rizki dari Allah?
Bukankah dengan tidak percayanya kita soal keterjaminan ini sedikit banyak bersangkutan dengan akidah? Meragukan keyakinan bahwa Allah maha pemberi?
Jadi tenang, kita semua terjamin!

Memimpikan Surga di UMKM Kita

Saya tidak begitu yakin jika UMKM akan berhasil menuai sukses manakala regulasi kita, konsensus dari hasil rapat-rapat yang menelan anggaran ratusan juta itu tidak melahirkan kebijakan untuk pengaturan ekspor dan mekaisme yang jelas dalam menghadapi pasar bebas. Pasalnya hingga hari ini neraca kebijakan masih timpang. Bukan timpang memihak pada rakyat, namun lebih pada bagaimana sektor transportasi, proyek infrastuktur, teknologi, aksesoris rumah, hingga peniti, tusuk gigi, dan mainan anak semua berlabel Cina. Jika kita berbicara pada tataran pemberitaan yang dikeluarkan pemerintah memang hal itu sedang terus digodok, dan saya tidak sedikitpun memungkiri bahwa pemerintah kita tengah bekerja keras. Namun manakala kita perhatikan kondisi sekitar, menyatu dengan masyarakat, dan berbicara pada tataran fakta, maka begitu komplekslah permasalahan. Harus diakui, para pemimpin negeri ini mungkin keliru, mungkin kurang tepat mengambil langkah, mungkin melakukan banyak kesalahan, mungkin juga t…

Desain Pembelajaran Model CTL untuk SMK Rumpun Bangunan

Saya melihat secara definitif bahwa model pembelajaran CTL  (Contextual  Teaching  and  Learning)  cocok untuk pembelajaran pada materi bekisting. CTL adalah  sebuah  konsep pembelajaran  yang  membantu  guru  mengkaitkan  antara  materi  yang diajarkannya  dengan  situasi  dunia  nyata  dan  mendorong pembelajar membuat hubungan  antara  materi  yang diajarkannya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Titik poin dari CTL ini terletak pada kepiawaian guru dalam mengaitkan antara teori dengan situasi dunia nyata. Adapun apakah siswa dibawa langsung ke lapangan atau dibawa berpetualang menelususri foto-foto asli yang terekam kamera, itu bukan soal. Yang pasti saat siswa melihat dunia nyata sebagai sebuah manifestasi dari teori tertentuu, maka metode CTL telah terpenuhi. Karena, sekali lagi, indicator keberhasilannya dilihat dari mampu mengaitkannya situasi dunia nyata dengan materi pembelajaran.

Sudut Takdir di Film "Mandela Long Walk to freedom"

Terlepas dari beberapa adegan erotis yang mafhum sebagai bumbu penglaris film barat, saya lebih menyoroti beberapa bait diskusi antara Mandela dengan Winnie Madikazela pada saat scene di gurun. Di film "Mandela Long Walk to Freedom" Winnie bercerita tentang adiknya yang mati dan ibunya yang terus berdoa pada saat adiknya sakit. Seolah semua percuma.



"... dan sejak saat itu aku sadar bahwa kita harus menyelamatkan diri kita sendiri, dan harus hidup selama kita masih mampu"