Skip to main content

Ahok Masih Bisa Bebas, Tidak Cukup Hanya Sebagai Tersangka


Oleh : Chandra Purna Irawan,MH.(CEO Sharia Law Institute)
Pada praktiknya (yurisprudence), status seseorang sebagai tersangka dapat dijadikan objek praperadilan, seperti yang pernah diberitakan dalam artikel Hakim Perintahkan Jaksa Bebaskan Karyawan Chevron. Yang teranyar adalah putusan dalam praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan sebagaimana diberitakan dalam artikel Ini Rekaman Putusan Praperadilan Budi Gunawan
Kompost. ga - Ahok masih bisa bebas tidak cukup menyandang status tersangka, begini kira-kira alurnya.

1|.Hari ini, Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Kepolisian RI memutuskan untuk meningkatkan kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke tingkat penyidikan. Ahok ditetapkan sebagai tersangka dan surat perintah penyidikan diterbitkan.
2|.Keputusan menetapkan Ahok sebagai tersangka diambil setelah pada Selasa kemarin dilakukan gelar perkara di Mabes Polri. Gelar perkara dilakukan dengan menghadirkan pelapor, saksi ahli dari terlapor dan pelapor maupun penyidik.
3|.Tersangka adalah seorang yang karena perbuatannya atau keadaannya, berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana. Ini berdasarkan definisi yang diberikan dalam Pasal 1 angka 14 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (“KUHAP”).
4|. Sedangkan yang dimaksud dengan bukti permulaan adalah alat bukti berupa Laporan Polisi dan 1 (satu) alat bukti yang sah, yang digunakan untuk menduga bahwa seseorang telah melakukan tindak pidana sebagai dasar untuk dapat dilakukan penangkapan (Pasal 1 angka 21 Perkapolri 14/2012).
5|.Mengenai berapa lama seseorang menjadi tersangka, ini bergantung dari berapa lama proses penyidikan tersebut. Karena selama proses penyidikan tersebut berlangsung, orang tersebut masih berstatus sebagai tersangka.
6|.Sedangkan jika penyidikan telah selesai dan berkas perkara tersebut telah disidangkan di pengadilan, maka status orang tersebut berubah menjadi terdakwa. Terdakwa adalah seorang tersangka yang dituntut, diperiksa dan diadili di sidang pengadilan (Pasal 1 angka 15 KUHAP).
7|.seseorang juga bisa tidak lagi menyandang statusnya sebagai tersangka, jika terhadap perkaranya dilakukan penghentian penyidikan (Pasal 109 ayat (2) KUHAP).

MASIH BISA #BEBAS

8|.#TERSANGKA #PenistaAgama masih bisa bebas, yaitu melalui #PRAPERADILAN
9|.Menurut pasal 1 angka 10 KUHAP (UU No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana), praperadilan adalah wewenang hakim untuk memeriksa dan memutus, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang tentang: “sah atau tidaknya suatu penangkapan dan atau penahanan atas permintaan tersangka atau keluarganya atau pihak lain atas kuasa tersangka”
10|.Berdasarkan Pasal 1 angka 10 dan Pasal 77 KUHAP, alasan berhak mengajukan #Praperadilan adalah “sah atau tidaknya suatu penangkapan dan atau penahanan”
11|.Pada praktiknya (yurisprudence), status seseorang sebagai tersangka dapat dijadikan objek praperadilan, seperti yang pernah diberitakan dalam artikel Hakim Perintahkan Jaksa Bebaskan Karyawan Chevron. Yang teranyar adalah putusan dalam praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan sebagaimana diberitakan dalam artikel Ini Rekaman Putusan Praperadilan Budi Gunawan.
12|.Dalam artikel tersebut dikatakan bahwa Hakim Sarpin Rizaldi membatalkan penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka. Dalam pertimbangannya, Sarpin menafsirkan penetapan tersangka sebagai salah satu upaya paksa yang masuk dalam lingkup praperadilan. Sarpin beralasan karena undang-undang tidak mengatur secara jelas apa yang dimaksud upaya paksa, maka hakim berhak menafsirkan apa saja yang dikategorikan sebagai upaya paksa. Ia menilai penetapan tersangka merupakan salah satu upaya paksa karena tindakan itu dilakukan dalam ranah pro justisia.

APA YANG HARUS DILAKUKAN

13|. Mendorong Kepolisian melengkapi penyelidikan (P-21) diteruskan ke jaksa penuntut umum.
14|.Perlu diketahui bahwa tidak adanya jangka waktu penyelidikan terkadang membuat proses penyidikan begitu lama sehingga muncul kekhawatiran secara de facto sebenarnya penyidikan telah dihentikan namun penyidik tidak mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).
15|.Oleh karena itu seluruh elemen masyarakat mendesak kepolisian untuk segera melengkapi penyelidikan (P-21).
16|.Jika tidak didesak, khawatir penetapan tersangka hanya sebagai #ObatPenenang
17|.Jika jalur hukum buntu, saatnya #GantiRezim #GantiSistem dengan #Syariah #Khilafah

Wallahualambishawab [] 

Sumber: Facebook

Comments

Popular posts from this blog

Apa alasan Aa Gym memberi nama anaknya berinisial “G” semua?

Apa alasan Aa Gym memberi nama anaknya berinisial “G” semua?
Indo Siaga - Setiap orangtua punya alasan khusus ketika menamakan anaknya. Sebab, kata Rasulullah SAW nama adalah doa. Dalam sebuah keluarga, selalu ada hal yang unik dalam pemberian nama.
Satu diantara contohnya adalah pendakwah kondang KH. Abdullah Gymnastiar. Ustadz yang punya panggilan masyhur Aa Gym ini memiliki anak yang namanya berinisial “G” semua. Ghaida Tsurayya, Ghazi Al Ghifari, Ghina Roudlotul Jannah, Ghaitsa Zahira Shofa, Ghefira Nur Fathimah, Ghaza Al Ghazali dan Gheriyya Rahimah.
Apa alasan Aa Gym memberi nama anaknya berinisial “G” semua?
“Ya bagus aja kayaknya. Nggak ada ada aturan, nggak ada paksaan. Karena ada artinya dari masing-masing nama G,” kata anak kedua Aa Gym, Ghazi Al Ghifari ketika berbincang dengan BersamaDakwah, Kamis (16/2/2017).
Sebagai anak laki-laki pertama, Ghazi tak benar-benar ingat arti dari nama-nama saudaranya. “G diambil dari huruf ‘ghoin’. Tapi saya nggak hafal arti-artinya,” ucapn…

But Life must go on

Kadang aku masih berpikir untuk apa hidup ini dan ke arah mana keberpihakan hidup ini? Suatu pertanyaan yang memang wajar ditanyakan setiap insan yang butuh kejelasan. Jelas dalam arti lugas tersurat dan jelas dalam arti mampu memahami ketersiratan dibalik embel-embel makna awal. Adakah kejelasan dalam hidup? Tentang masa depan? Dan faktanya sangat mudah diindra, ada jutaan orang yang terjebak dalam pertanyaan ini!. But life must go on, sebuah kata sederhana yang bisa diucapkan setiap orang. Esensi dari kata ini melahirkan banyak orang hebat. Aku melihat kata ini adalah kata menyerah, lelah, pasrah dan banyak diucapkan ketika mengaku kalah dalam balapan dan perlombaan. Namun ini menjadikannya  sebuah kata pembelaan yang bermaksud menguatkan, rehat sejenak untuk bertarung lebih ganas!. Ketahuilah, Ketika sampai saat ini pun tak ada kejelasan dalam hidup, camkan dan tempelkan dikeningmu: life must go on! Ketika engkau kalah dalam sirkus hidup yang saling sikut, life must go on! Lalu apa ya…

Khutbah Idul Fitri (Bahasa Sunda)

Bagian Kahiji اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ كبيرا وَاْلحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الله بُكْرَةً وَ أَصْيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَللهِ اْلحَمْد إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ؛ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
Allahu akbar 3x wa lillahil hamd, Durugdugna sora bedug, awor j…