Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2015

Labelisasi 'hoax' yang lebay

"kebenaran hanya ada satu" -Detective Conan
Kita telah diterpa banyak kasus pemberitaan yang saling berbantahan. Disatu sisi hal ini merupakan kemajuan dari berimbangnya informasi yang tidak dimonopoli, disatu sisi pula hal ini menjadi amat getir, karena masyarakat dunia maya mampu bersungut melebihi corong TOA. Nyaring. 
Maka marilah kembali mengingat bahwa kebohongan akan terbongkar dan pasti dimintai pertanggungjawaban, dan kebenaran akan bertengger sebagai pemersatu keterceraiberaian bagi orang yang waras dan mau menerimanya. Dan kasus Tolikara adalah sedikit kisah dibalik tragedi dunia persilatan informasi.
Pada 17 juli tempo lalu terjadi pembakaran masjid di Tolikara, Papua, dan ini fakta. Sementara itu, karena masyarakat sangat reaktif dan emosional bermunculanlah ragam stempel, ada yang over skeptis, yang terlampau lebay menghoax-kan tragedi ini, ada pula yang over opportunis yang mendukung mati-matian disertai spekulasi-spekulasi yang tak masuk akal. Padahal fakta adala…

Pelajaran Yang Terlupakan Dari Tolikara

Tugas kita hanyalah mempelajari fakta, mengambil 'ibrah', dan selalu menjadikan Alquran sebagai solusi hidup, dan fakta kasus Tolikara telah banyak berbicara. Beragam fakta yang berserakan dari kasus Tolikara ini juga telah mampu membuat kita -sebagai muslim- melipir dari keacuhan luar biasa terhadap kondisi umat. 
Kita akui bersama, insiden Tolikara ini telah membuat kepedulian sesama muslim membesar, dari mulai nasihat bijak hingga bangsat membangsatkan terlontar untuk Tolikara. Beragam tokoh muslim juga telah membentuk komite khusus untuk Tolikara, dan beragam elemen ormas juga tengah siap menyerukan jihad defensif. Reaktif, namun saya tidak menjamin bahwa ini merupakan tindakan solutif. Pasalnya yang harus kita perbincangkan adalah hal yang lebih besar berupa nasib umat islam masa depan, bahwa dengan insiden Tolikara ini sangat jelas terbaca ada semacam pola serupa dari tabiat dasar kolonialisme untuk melakukan perpecahan. 
Saya ingin membawa kasus Tolikara ini pada pandanga…

Khutbah Idul Fitri (Bahasa Sunda)

Bagian Kahiji اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ كبيرا وَاْلحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الله بُكْرَةً وَ أَصْيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَللهِ اْلحَمْد إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ؛ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
Allahu akbar 3x wa lillahil hamd, Durugdugna sora bedug, awor j…